Keunggulan dan Kekurangan Decking Bengkirai yang Menarik Untuk Dibahas

keunggulan kekurangan decking bengkirai

Kayu bengkirai kebanyakan ditemui di daerah Kalimantan yang dikenal karena memiliki tekstur keras dan kokoh. 

Maka tak heran jika ia selalu diandalkan untuk berbagai kebutuhan konstruksi sedang hingga berat, termasuk dijadikan decking atau lantai outdoor. 

Nah, secara kebetulan juga pada ulasan kali ini akan membahas seputar keunggulan dan kekurangan decking bengkirai

Keunggulan Decking Bengkirai

1. Memberikan Tampilan yang Menarik

Keunggulan Decking Bengkirai

Dari segi visual, Decking Bengkirai mengusung warna kuning kecokelatan dengan pola serat yang khas sehingga dapat menciptakan kesan natural dan mewah. 

Namun dengan seiring waktu pemakaian, warna deck bengkirai biasanya akan berubah menjadi abu-abu keperakan. 

Untuk mengembalikan tampilan alami Decking Bengkirai, anda hanya perlu melakukan perawatan berkala dengan menggunakan wood stain atau coating khusus kayu outdoor. 

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Decking Merbau

2. Ketahanan yang Baik Terhadap Cuaca

Kayu bengkirai sudah terbukti mampu bertahan dibawah paparan sinar matahari, air hujan, dan kelembapan tinggi tanpa mengalami kerusakan yang serius. 

Keunggulan Decking Bengkirai

Melalui proses pengeringan serta pemasangan yang tepat, deck bengkirai bisa bertahan selama puluhan tahun lho. 

Bahkan, struktur kayunya relatif lebih stabil jika dibandingkan dengan beberapa jenis kayu lain. 

Itu artinya, kayu bengkirai sangat cocok dijadikan lantai outdoor yang sering dihadapkan pada kondisi lingkungan ekstrim. 

3. Mampu Menopang Beban Berat

Dalam industri perkayuan, bengkirai termasuk kategori tipe hardwood yang memiliki tingkat kekuatan tinggi. 

Keunggulan Decking Bengkirai

Ya, kayu ini dapat menahan beban yang cukup besar sehingga aman digunakan di area dengan lalu lintas tinggi, entah itu untuk hunian maupun bangunan komersil. 

Decking Bengkirai tidak mudah mengalami penyok atau rusak akibat aktivitas sehari-hari. 

Ketahanannya terhadap benturan dan goresan menjadikannya pilihan paling tepat untuk lantai outdoor, seperti area teras, taman, dermaga, jembatan, hingga jalur pejalan kaki. 

Kekurangan Decking Bengkirai

1. Harus Diberi Perawatan Secara Berkala

Meski karakteristiknya kokoh dan tahan lama, faktanya Decking Bengkirai tetap membutuhkan perawatan berkala untuk menjaga kualitas dan tampilannya. 

Permukaan decking harus dibersihkan secara rutin dari debu, lumut, maupun kotoran ringan yang menempel. 

Disisi lain, pelapisan ulang dengan menggunakan finishing outdoor wajib dilakukan secara berkala untuk mempertahankan warna sekaligus melindunginya dari pengaruh cuaca. 

Tanpa adanya perawatan yang tepat, maka warna decking bisa memudar lebih cepat dan membuatnya tampak kusam. 

2. Berpotensi Mengalami Retak Rambut

Sekuat apapun struktur kayu bengkirai, tetap saja ia berpotensi mengalami retak rambut karena adanya proses penyusutan dan pemuaian akibat perubahan suhu maupun kadar kelembapan. 

Meski tidak mempengaruhi kekuatan decking bengkirai, namun bisa mengurangi penampilan jika jumlah retaknya cukup banyak. 

Kabar baiknya, masalah tersebut bisa diminimalisir dengan decking yang sudah melalui proses pengeringan, pemasangan yang benar, serta menjaga kelembapan di lingkungan sekitar. 

3. Harga yang Lebih Mahal Ketimbang Jenis Kayu Biasa

Jika dibandingkan dengan jenis kayu biasa, deck bengkirai memang cenderung lebih mahal. 

Mahalnya harga tersebut berdasarkan beberapa faktor, seperti kualitas kayu, tingkat kekerasan, proses pengolahan, serta daya tahannya yang sangat baik. 

Tak hanya itu, anda juga harus mengeluarkan biaya untuk pemasangan dan perawatan dalam jangka panjang. 

Demikianlah penjelasan singkat mengenai keunggulan dan kekurangan decking bengkirai, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan penambah wawasan. 


Posting Komentar untuk " Keunggulan dan Kekurangan Decking Bengkirai yang Menarik Untuk Dibahas"