Pentingnya Memahami Plus Minus Decking Merbau

Kelebihan kekurangan decking merbau

Kelebihan kekurangan decking merbau - Sebagai salah satu jenis kayu kelas premium, tentunya kayu merbau memiliki struktur yang padat dan keras. 

Sehingga kayu asal ini sangat ideal digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi, termasuk decking. 

Decking merbau berupa papan kayu yang diaplikasikan sebagai pelapis lantai di area outdoor, seperti taman, teras, balkon, rooftop, hingga pinggiran kolam. 

Namun seperti material pada umumnya, deck merbau juga memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri lho. 

Kelebihan Decking Merbau

1. Kokoh dan Tahan Lama

Kelebihan Decking Merbau

Decking merbau memang dikenal karena tingkat kekuatannya yang sangat baik, sehingga mampu menopang beban berat tanpa mudah mengalami keretakan maupun patah. 

Tak hanya itu, ia juga memiliki ketahanan alami yang sangat baik terhadap serangan rayap, jamur, dan kelembapan. 

Meski demikian, material ini tetap memerlukan perawatan secara berkala agar usia pakainya lebih lama. 

2. Tahan Terhadap Cuaca

Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa penggunaan di area outdoor akan langsung berhadapan dengan paparan sinar matahari, air hujan, dan perubahan suhu dalam jangka panjang. 

Kelebihan Decking Merbau

Deck merbau memiliki stabilitas dimensi yang sangat baik, sehingga membuatnya tidak mudah melengkung, memuai, atau menyusut secara berlebihan. 

Disisi lain, kandungan minyak alami didalam kayu merbau berfungsi untuk meningkatkan ketahanannya terhadap kelembapan agar tidak mudah lapuk. 

Itu artinya, decking merbau cocok dipasang di area yang sering terpapar air seperti pinggiran kolam, rooftop, dan sebagainya. 

3. Menyuguhkan Tampilan Elegan

Kelebihan Decking Merbau

Secara visual, decking merbau mengusung warna merah kecokelatan dengan pola serat yang khas. 

Nah, tampilan inilah yang akan menciptakan nuansa kehangatan, mewah, sekaligus natural pada area outdoor. 

Namun, biasanya warna decking merbau akan berubah menjadi abu-abu keperakan akibat pengaruh cuaca dan suhu. 

Bagi sebagian orang, perubahan warna ini justru terlihat lebih menarik karena terkesan otentik. 

Kekurangan Decking Merbau

1. Harga Lebih Mahal Dibanding Material Lainnya

Mengingat kualitasnya yang begitu baik, maka tak heran jika decking merbau dibanderol dengan harga yang mahal dibanding jenis kayu lainnya. 

Tak hanya mahal dari segi materialnya saja, bahkan proses pemasangannya juga bisa memakan biaya yang cukup tinggi. 

Meski biaya di awal pemasangannya terbilang besar, namun sangat sepadan dengan usia pakainya yang tahan lama serta bernilai estetika tinggi. 

2. Harus Diberi Perawatan Berkala

Kendati tahan terhadap cuaca dan rayap, deck merbau tetap membutuhkan perawatan rutin untuk menjaga tampilannya. 

Mulai dari membersihkan permukaannya, pelapisan ulang coating atau wood oil, hingga pengecekan kondisi sekrup dan rangka secara berkala. 

Tanpa diberi perawatan, maka warna kayunya bisa memudar lebih cepat dan terlihat kurang menarik. 

3. Mengeluarkan Getah Diawal Penggunaan

Pada dasarnya, kayu merbau memiliki kandungan esktraktif atau zat alami yang kerap keluar ketika masih baru digunakan, terlebih saat terkena air. 

Cairan tersebut biasanya berwarna kecokelatan yang terasa lengket saat terinjak oleh kaki telanjang. 

Tapi gak perlu khawatir, karena getah ini sama sekali tidak mengurangi kualitas decking merbau akan menghilang dengan sendirinya dalam kurun waktu tertentu. 

Nah, itu dia ulasan singkat seputar kelebihan dan kekurangan decking merbau, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya. 


Posting Komentar untuk " Pentingnya Memahami Plus Minus Decking Merbau"