Kamis, 07 Desember 2023

Kenali Jenis-jenis Woodplank yang Berdasarkan Fungsinya

Jenis dan fungsi woodplank

Jenis dan fungsi woodplank – Woodplank telah menjadi pilihan populer dalam desain interior dan eksterior, memberikan sentuhan alami dan kehangatan pada berbagai ruang.

Berbagai jenis woodplank hadir dengan fungsi yang berbeda-beda, menyesuaikan kebutuhan dan keinginan penggunanya.

Nah, sebelum membahas seputar fungsinya, lebih baik kita ketahui dulu apa itu yang dimaksud dengan woodplank.

Pengertian Woodplank

Proses pembuatan woodplank dimulai dengan pemilihan kayu yang berkualitas tinggi. Kayu dipotong menjadi bagian-bagian yang panjangnya disesuaikan dengan ukuran yang diinginkan untuk woodplank.

Pengertian Woodplank

Kemudian, kayu dihaluskan dan dipotong secara presisi untuk menciptakan tepi yang rata dan halus. Setelah itu, kayu dijalani proses pengeringan yang bisa menggunakan berbagai metode, seperti pengeringan alami atau oven khusus.

Pengeringan ini penting untuk mengurangi kadar air dalam kayu sehingga woodplank tidak akan mengalami perubahan bentuk atau kerusakan.

Langkah selanjutnya adalah pemberian perlakuan, termasuk pilihan untuk mewarnai atau memberi finishing khusus sesuai dengan keinginan.

Akhirnya, woodplank diuji kualitasnya untuk memastikan bahwa setiap bagian memenuhi standar yang ditetapkan sebelum dikemas dan siap untuk didistribusikan.

Proses ini memastikan bahwa woodplank yang dihasilkan adalah produk berkualitas tinggi dan siap digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi dan desain interior.

5 Jenis Woodplank & Fungsinya

1. Woodplank Eksterior (Exterior Siding)

Woodplank eksterior atau exterior siding sangat cocok untuk aplikasi di luar ruangan seperti fasad rumah, teras, atau dinding luar bangunan.

Woodplank Eksterior (Exterior Siding)

Jenis ini sering terbuat dari kayu tahan cuaca atau kayu yang telah diolah khusus untuk tahan terhadap elemen alam seperti hujan, sinar matahari, dan perubahan suhu.

Cedar, redwood, atau kayu ek yang telah diperlakukan dengan perlakuan khusus adalah pilihan umum untuk woodplank eksterior.

Baca juga: Memahami Beragam Penggunaan Material Conwood untuk Kebutuhan Rumah

2. Woodplank Plafon (Ceiling Plank)

Woodplank untuk plafon memberikan nuansa yang berbeda pada suatu ruangan. Penggunaannya dapat menciptakan kesan ruang yang lebih hangat dan alami, terutama saat digunakan pada ruang tamu, kamar tidur, atau area rekreasi.

Woodplank Plafon (Ceiling Plank)

Kayu cedar, meranti, dan maple sering digunakan untuk woodplank plafon karena kekuatan dan tampilan alami yang mereka miliki.

3. Woodplank Lantai

Woodplank untuk lantai merupakan yang paling umum dan terkenal. Terbuat dari berbagai jenis kayu seperti oak, maple, atau walnut, woodplank lantai menawarkan keindahan alami kayu dengan kekuatan yang memadai untuk digunakan sebagai lantai.

Woodplank Lantai

Keunggulan woodplank lantai adalah tahan lama, mudah dibersihkan, serta memberikan nuansa hangat dan elegan pada ruangan.

Baca juga: Mengintip Karakteristik Lantai Terazo yang Berdasarkan Jenisnya

4. Woodplank Dekoratif

Woodplank dekoratif hadir dalam berbagai ukuran, bentuk, dan warna yang dirancang khusus untuk tujuan dekoratif.

Woodplank Dekoratif

Mereka bisa digunakan sebagai aksen pada dinding, partisi ruangan, atau bahkan sebagai elemen artistik dalam desain interior.

Woodplank dekoratif sering kali memiliki tekstur yang menarik dan tidak hanya memberikan keindahan visual tetapi juga dimensi tambahan pada ruangan.

5. Woodplank Dinding (Wall Cladding)

Woodplank dinding, atau yang dikenal sebagai wall cladding, digunakan untuk menambah estetika pada dinding dalam ruangan.

Woodplank Dinding (Wall Cladding)

Jenis ini memberikan tampilan yang menarik, memberikan sentuhan alami, dan dapat digunakan baik di ruang tamu, kamar tidur, atau area ruang makan.

Woodplank dinding tersedia dalam berbagai tekstur dan warna, memungkinkanmu untuk menciptakan tampilan yang sesuai dengan gaya desain interior yang diinginkan.

Baca juga: Review Spesifikasi Wallpaper Dinding yang Berdasarkan Bahannya

Bagaimana Memilih Jenis Woodplank yang Tepat?

  • Fungsi & Area Penggunaan: Tentukan fungsi woodplank yang kamu butuhkan, apakah untuk lantai, dinding, plafon, eksterior, atau hanya sebagai elemen dekoratif.
  • Karakteristik kayu: Pertimbangkan sifat dan karakteristik dari berbagai jenis kayu. Beberapa jenis lebih tahan lama, sementara yang lain mungkin lebih cocok untuk kebutuhan spesifik.
  • Perawatan yang Diperlukan: Beberapa jenis woodplank memerlukan perawatan khusus, sementara yang lain relatif mudah dalam perawatannya. Pertimbangkan waktu dan upaya yang kamu siapkan untuk merawat woodplank tersebut.
  • Sesuaikan Dengan Desain Ruangan: Pastikan woodplank yang dipilih sesuai dengan gaya dan desain ruangan Anda, menciptakan kesinambungan yang menyatu dengan elemen-elemen lainnya.

5 Tips Merawat Woodplank

Merawat woodplank adalah langkah penting untuk mempertahankan keindahan dan ketahanan produk kayu tersebut.

Berikut adalah lima tips penting untuk merawat woodplank agar tetap awet dan menawan dalam jangka panjang:

1. Pembersihan Secara Berkala

Membersihkan woodplank secara teratur adalah kunci utama untuk merawatnya. Gunakan penyedot debu atau sapu lembut untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel.

Jika diperlukan pembersihan lebih menyeluruh, gunakan kain lembab dengan sedikit air, namun pastikan kain cukup lembab, bukan basah, untuk menghindari kelembaban berlebih yang dapat merusak kayu.

2. Hindari Kelembaban yang Berlebih

Kelembaban berlebihan bisa merusak woodplank. Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik untuk menghindari penumpukan kelembaban.

Hindari juga kontak langsung dengan air, terutama pada woodplank lantai, karena air bisa merusak lapisan permukaan kayu.

3. Perawatan Finishing & Pelapisan

Perawatan terhadap finishing kayu sangat penting. Lakukan perawatan secara berkala dengan produk yang direkomendasikan oleh produsen atau ahli kayu. Ini akan membantu melindungi dan mempertahankan warna serta kilau alami kayu.

4. Lindungi Dari Paparan Matahari Langsung

Cahaya matahari secara langsung bisa merusak kayu dan menyebabkan perubahan warna.

Gunakan tirai atau gorden untuk mengurangi paparan langsung cahaya matahari pada woodplank, terutama pada woodplank lantai atau dinding yang terpapar sinar matahari langsung.

5. Pemeliharaan Preventif

Melakukan pemeliharaan preventif dengan mengaplikasikan minyak kayu atau bahan perawatan khusus secara berkala dapat membantu menjaga kelembaban alami kayu serta memberikan lapisan perlindungan tambahan.

Kesimpulan:

Perawatan woodplank tidak hanya menjaga penampilannya tetap menawan, tetapi juga memperpanjang umur kayu tersebut.

Dengan melakukan langkah-langkah perawatan secara berkala, kamu dapat memastikan woodplank tetap dalam kondisi terbaiknya.

Selain lima tips utama tersebut, penting juga untuk memeriksa secara rutin kondisi woodplank.

Perhatikan apakah ada tanda-tanda kerusakan seperti retak, bengkak, atau perubahan warna yang tidak biasa. Jika menemukan masalah, segera tangani untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Merawat woodplank membutuhkan sedikit waktu dan perhatian, tetapi hasilnya sangat memuaskan.

Dengan menjaga woodplank dalam kondisi terbaiknya, kamu tidak hanya mempertahankan keindahan alami kayu, tetapi juga menjamin kekuatan dan daya tahannya dalam jangka panjang.

Tags :

bm

umojatiery

Pusat Lantai kayu

Grosir lantai kayu Parquet, Flooring, Decking, Lambersiring, Lantai Vinyl, Papan lantai, Laminate, Profesional dan berpengalaman.

  • umojatiery
  • Jl Rajawali Barat, No. 39 Bandung
  • rajawaliparquet@gmail.com
  • +6222 6078505

Posting Komentar