Selasa, 28 November 2023

Review Spesifikasi Wallpaper Dinding yang Berdasarkan Bahannya

Jenis bahan wallpaper dinding

Jenis bahan wallpaper dinding – Wallpaper telah menjadi elemen penting dalam desain interior, menambahkan karakter dan gaya pada ruangan dengan cara yang unik.

Salah satu aspek kunci dari wallpaper adalah bahan dasarnya. Hal itu bukan tanpa sebab, karena pada masing-masing bahan wallpaper memiliki spesifikasinya tersendiri.

Nah, buat kamu yang ingin tahu seputar jenis-jenis bahan wallpaper, yuk kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

5 Jenis Bahan Wallpaper Dinding

1. Wallpaper Bahan VInyl

Vinyl adalah salah satu bahan wallpaper yang paling populer dan serbaguna. Bahan ini tahan air, mudah dibersihkan, dan tahan lama.

Wallpaper Bahan VInyl

Keunggulan utamanya adalah daya tahan terhadap goresan dan noda, menjadikannya pilihan ideal untuk ruang dengan lalu lintas tinggi, seperti ruang keluarga atau kamar tidur anak-anak.

Vinyl juga tersedia dalam berbagai tekstur dan pola, mulai dari yang bertekstur hingga yang glossy.

Baca juga: Vinyl motif kayu keperluan interior

2. Wallpaper Bahan Kertas

Kertas adalah bahan wallpaper yang paling umum dan terjangkau. Meskipun kurang tahan lama dibandingkan dengan jenis lainnya, kertas memberikan tampilan yang elegan dan ramah lingkungan.

Wallpaper Bahan Kertas

Namun, kertas cenderung lebih rentan terhadap kerusakan akibat kelembaban atau kelembutan materialnya.

Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan kertas wallpaper di ruangan yang kurang terkena kelembapan, seperti ruang tamu atau kamar tidur.

3. Wallpaper Non-Woven

Non-woven adalah bahan yang populer karena kemudahan pemasangannya. Bahan ini terbuat dari serat sintetis dan seringkali diperlengkapi dengan lapisan tambahan yang membuatnya lebih tahan lama.

Wallpaper Non-Woven

Non-woven juga tidak menyusut atau meregang saat diterapkan ke dinding, memudahkan proses instalasi.

Kelebihan lainnya adalah daya tahan terhadap kelembapan, menjadikannya pilihan yang baik untuk area dengan perubahan suhu atau kelembaban tinggi, seperti kamar mandi atau dapur.

Baca juga: Kisi-kisi Kayu Itu Apa Sih?

4. Wallpaper Bahan Textile

Wallpaper dari bahan tekstil menawarkan tampilan mewah dan tekstur yang unik. Terbuat dari kain alami atau sintetis, mereka seringkali memberikan sentuhan artistik pada ruangan.

Wallpaper Bahan Textile

Namun, bahan ini cenderung lebih sulit dalam perawatan karena rentan terhadap noda dan sulit untuk dibersihkan.

Textile wallpaper lebih cocok untuk area yang tidak sering digunakan atau di ruangan dengan kebutuhan estetika yang tinggi.

5. Wallpaper Grasscloth

Grasscloth adalah wallpaper yang terbuat dari serat alami, seperti rumput laut atau serat tanaman lainnya.

Wallpaper Grasscloth

Mereka menawarkan tampilan organik, tekstur alami, dan kehangatan yang unik. Namun, karena bahan alaminya, grasscloth lebih rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan dan tidak mudah dibersihkan. Grasscloth cocok untuk ruangan yang jarang digunakan dan untuk menciptakan suasana alami yang tenang.

Baca Juga: Jenis-jenis Lantai Karet yang Berdasarkan Kebutuhan

Catatan:

Memilih bahan wallpaper yang tepat sangat penting untuk memastikan tampilan dan kualitas yang diinginkan sesuai dengan ruangan.

Keberhasilan penerapan wallpaper juga bergantung pada kondisi dinding, metode pemasangan yang benar, dan perawatan yang tepat setelah pemasangan.

Sebelum memutuskan, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan ruangan, preferensi gaya, dan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi pilihanmu.

Konsultasikan dengan profesional jika diperlukan untuk memastikan kesesuaian bahan wallpaper dengan kebutuhan dan kondisi ruangan.

Poin Penting Dalam Merawat Wallpaper Dinding

Wallpaper bukan hanya elemen dekoratif; perawatannya juga memainkan peran penting dalam mempertahankan keindahan dan ketahanan produk tersebut. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda merawat wallpaper dengan baik:

* Rutin Membersihkan Debu

Membersihkan debu secara rutin merupakan langkah awal dalam merawat wallpaper. Gunakan penyedot debu lembut atau kain mikrofiber untuk membersihkan permukaan wallpaper.

Hal ini akan membantu mencegah debu menumpuk dan mengurangi risiko goresan saat membersihkan nantinya.

* Hindari Paparan Langsung dengan Sinar Matahari

Sinar matahari secara berlebihan dapat memudarkan warna dan pola pada wallpaper. Hindari paparan langsung sinar matahari dengan menutupi jendela menggunakan tirai atau gorden saat cahaya matahari terlalu terang.

 Langkah ini akan membantu menjaga kecerahan warna wallpaper dalam jangka waktu yang lebih lama.

* Gunakan Pembersih yang Tepat

Ketika membersihkan noda atau kotoran pada wallpaper, gunakan pembersih yang disarankan oleh produsen.

Jangan menggunakan bahan kimia yang keras atau pemecah lemak yang bisa merusak permukaan wallpaper.

Selalu uji coba pembersih pada area kecil yang tidak terlihat terlebih dahulu sebelum digunakan secara keseluruhan.

* Perhatikan Area yang Rentan Terhadap Kelembapan

Area yang rentan terhadap kelembapan, seperti kamar mandi atau dapur, memerlukan perhatian khusus.

Pastikan dinding tempat wallpaper diterapkan memiliki sirkulasi udara yang baik untuk mencegah kelembapan berlebih.

Dalam ruangan dengan kelembapan tinggi, pertimbangkan menggunakan jenis wallpaper yang tahan air atau mudah dibersihkan.

* Hindari Pemasangan di Area yang Rentan Terhadap Kontak Fisik

Pemasangan wallpaper di area yang rentan terhadap kontak fisik, seperti dinding yang sering tergeser furnitur atau dinding yang berdekatan dengan pintu yang sering terbuka dan tertutup, dapat menyebabkan kerusakan.

Gunakan pelindung sudut atau stopper pintu untuk mencegah kerusakan yang tidak diinginkan.

* Perhatikan Perawatan Selama Kegiatan Sehari-hari

Jaga perawatan saat melakukan kegiatan sehari-hari di sekitar area yang memiliki wallpaper. Misalnya, jika kamu merokok di dalam rumah, asap rokok dapat menempel pada permukaan wallpaper. Hindari aktivitas yang dapat meningkatkan risiko kerusakan pada wallpaper.

* Penanganan Noda dengan Cermat

Jika terjadi tumpahan atau noda pada wallpaper, tangani dengan cermat. Gunakan kain lembut yang sedikit dibasahi dengan air untuk membersihkan noda secara lembut tanpa merusak permukaan wallpaper. Hindari menggosok terlalu keras karena hal ini dapat merusak pola atau tekstur wallpaper.

Kesimpulan:

Memiliki perawatan yang tepat adalah kunci utama untuk mempertahankan keindahan dan keawetan wallpapermu.

Dengan sedikit perhatian ekstra dan penggunaan produk pembersih yang tepat, kamu dapat memastikan wallpaper tetap menghiasi ruangan dengan penampilan yang menawan dalam jangka waktu yang lama.

 

Tags :

bm

umojatiery

Pusat Lantai kayu

Grosir lantai kayu Parquet, Flooring, Decking, Lambersiring, Lantai Vinyl, Papan lantai, Laminate, Profesional dan berpengalaman.

  • umojatiery
  • Jl Rajawali Barat, No. 39 Bandung
  • rajawaliparquet@gmail.com
  • +6222 6078505

Posting Komentar