Apakah Lantai SPC yang Sering Terkena Air Aman? Simak Fakta-faktanya
Fakta lantai spc tahan air - SPC (Stone Plastic Composite) merupakan salah satu material lantai sintetis yang saat ini memang cukup banyak diminati.
Selain karena tampilan visualnya yang menarik, proses perawatan SPC flooring juga terbilang cukup mudah.
Namun yang menjadi pertanyaannya, apakah lantai SPC yang sering terkena air aman digunakan?
Nah, biar gak penasaran mending simak langsung fakta-faktanya dibawah ini.
Lantai SPC Tahan Air
1. Karakteristik
Dikarenakan bahan intinya yang berbasis serbuk batu kapur dan plastik, lantai SPC memiliki sifat yang tidak menyerap air.
Ya, tak seperti parket kayu solid yang bisa menyerap air sehingga berpotensi mengalami perubahan bentuk dalam waktu tertentu.
Dengan sifatnya yang tidak menyerap air, tentunya SPC flooring cocok dipasang di area yang basah seperti dapur, ruang makan, atau ruang laundry.
Meski cukup tahan terhadap air, namun bukan berarti juga bahwa lantai SPC bisa terus bertahan dalam genangan air.
Pasalnya, air bisa masuk melalui sambungan maupun celah papan yang nantinya akan mempengaruhi bagian bawah lantai dan permukaan subfloor.
Oleh karenanya, segera bersihkan dan keringkan lantai SPC yang terkena air.
Baca juga: Lantai SPC VS Parket Kayu
2. Permukaan yang Mudah Dibersihkan
Untuk area yang sering terkena paparan air tentunya memerlukan material lantai yang mudah dirawat.
SPC flooring memiliki permukaan yang relatif mudah dibersihkan, sehingga ideal untuk menunjang aktivitas harian.
Ketika terkena tumpahan air, anda hanya tinggal mengeringkannya menggunakan kain pel.
Begitu juga dengan debu dan kotoran yang bisa dibersihkan secara rutin tanpa harus diberi perawatan khusus seperti halnya parket kayu solid.
Kepraktisan perawatan lantai SPC tentu menjadi salah satu alasan banyak diminati oleh masyarakat, terlebih untuk hunian dengan aktivitas cukup intens.
3. Proses Pemasangan yang Berpengaruh
Tingkat ketahanan lantai SPC terhadap air tak hanya bergantung pada materialnya saja, namun juga pada proses pemasangan.
Sambungan antar papan harus terpasang dengan benar, sehingga tidak menciptakan celah yang dapat memungkinkan air masuk kebagian bawahnya.
Disisi lain, permukaan lantai dasar juga harus benar-benar rata, bersih, dan tidak memiliki masalah kelembapan sebelum pemasangan.
Apabila bagian bawah lantai dasarnya memang sudah lembab sejak awal, maka penggunaan SPC tidak otomatis menyelesaikan masalah tersebut.
Untuk area yang berpotensi sering terkena air, sebaiknya pemasangan lantai SPC dilakukan oleh para tukang yang berpengalaman.
Tak hanya itu, penting juga untuk memperhatikan bagian tepi lantai, sambungan dengan dinding, serta area pertemuan dengan material lainnya.
Baca juga: Plus Minus Lantai SPC yang Harus Diketahui
4. Tidak Semua Area Basah Cocok Untuk Lantai SPC
Walaupun tahan terhadap air, faktanya penggunaan lantai SPC tetap harus dipilih berdasarkan kondisi ruangan.
Untuk area yang paparannya airnya tidak terlalu intens, maka lantai SPC bisa dijadikan pilihan yang tepat.
Akan tetapi, lantai SPC tidak cocok dipasang pada area dengan paparan air yang terlalu tinggi.
Contohnya seperti kamar mandi atau area yang dirancang sebagai ruangan basah, maka lantai SPC tidak direkomendasikan.
Ya, sebab lantai SPC tidak akan mampu bertahan dalam genangan air secara terus-terusan.
Dengan kata lain, lantai SPC hanya cocok digunakan pada ruangan yang tidak sering terkena paparan air.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai fakta ketahanan lantai SPC terhadap air.





Posting Komentar untuk " Apakah Lantai SPC yang Sering Terkena Air Aman? Simak Fakta-faktanya"
Posting Komentar