Seperti Apa Kelebihan dan Kekurangan Lantai Kayu Jati?
Kelebihan kekurangan lantai kayu jati - Pada dasarnya, tingkat ketahanan dan keindahan lantai kayu tergantung dari jenis kayu yang digunakan.
Ya, sebab masing-masing jenis kayu memiliki karakteristik yang berbeda. Begitu pun lantai kayu jati dengan kelebihan dan kekurangannya tersendiri.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mending simak langsung ulasan dibawah ini.
3 Kelebihan Lantai Kayu Jati
1. Tingkat Ketahanan yang Sangat Baik
Jati termasuk kedalam kategori tipe kayu keras (hardwood) karena strukturnya yang begitu padat.
Sehingga tak heran jika penggunaan lantai kayu jati bisa mencapai puluhan tahun, terlebih dengan perawatan yang tepat.
Selain mampu menahan beban, ia juga memiliki kandungan minyak alami yang dapat membantu melindunginya dari serangan rayap, jamur, dan pelapukan.
Itu sebabnya, mengapa lantai kayu jati sangat ideal dipasang di area dengan aktivitas tinggi seperti ruang tamu, ruang keluarga, hingga ruang kerja.
2. Menyuguhkan Tampilan Mewah dan Elegan
Lantai kayu jati mengusung warna cokelat keemasan dan cokelat tua dengan pola serat yang khas.
Bahkan, setiap papannya memiliki motif natural yang berbeda-beda sehingga dapat memberikan kesan unik dan elegan.
Keindahan visual lantai kayu jati membuatnya mudah dipadukan dengan beragam konsep interior, entah itu bergaya klasik, modern, minimalis, industrial, atau Scandinavian.
Tak hanya sekedar meningatkan estetika, penggunaan lantai kayu jati juga dapat meningkatkan kenyamanan karena teksturnya yang cukup empuk.
3. Bisa Diperbaiki Ulang
Tak seperti beberapa jenis material lantai lainnya yang harus diganti ketika mengalami kerusakan.
Ya, lantai kayu jati bisa diperbaiki ulang melalui proses pengamplasan dan finishing. Cara tersebut bertujuan untuk mengembalikan keindahan tampilan lantai agar terlihat seperti baru lagi.
Keunggulan ini tentunya akan membuat biaya penggunaan dalam jangka panjang menjadi lebih efisien.
Selama struktur kayunya masih baik, maka lantai jati bisa digunakan kembali tanpa harus menggantinya dengan papan yang baru.
Kekurangan Lantai Kayu Jati
1. Harga yang Cenderung Mahal
Jika dibandingkan dengan beberapa jenis lantai kayu lainnya, harga lantai kayu memang relatif lebih tinggi.
Mahalnya harga tersebut tak hanya dari materialnya saja, namun meliputi proses pemasangan yang membutuhkan tukang pasang professional untuk mendapatkan hasil maksimal dan tahan lama.
Maka dari itu, lantai kayu jati hangat berlaku bagi konsumen yang mengutamakan kualitas dan investasi jangka panjang.
2. Memerlukan Perawatan Khusus
Meski tahan lama, lantai kayu jati masih tetap memerlukan perawatan ruting untuk menjaga kualitas dan tampilannya.
Ketika terkena debu dan kotoran, sebaiknya segera bersihkan dengan sapu halus atau vacuum cleaner.
Begitu juga dengan noda cairan yang harus langsung dipel agar tidak meresap kedalam pori-pori lantai kayu.
Disisi lain, lapisan finishing mungkin perlu diperbaiki setelah beberapa tahun pemakaian.
Dengan perawatan secara ruting dan berkala, tentun sangat membantu dalam mempertahankan tampilan dan ketahanannya agar lebih awet.
3. Tidak Cocok Untuk Area Lembab dan Outdoor
Meski karakteristiknya tahan terhadap perubahan suhu, faktanya lantai kayu jati tidak cocok dipasang diarea dengan tingkat kelembapan tinggi.
Paparan air dalam jangka panjang bisa memicu perubahan dimensi, seperti terjadi pemuaian atau penyusutan.
Oleh karena itu, lantai kayu jati lebih cocok dipasang untuk area interior yang memiliki sirkulasi udara baik dan tidak selalu terkena air secara langsung.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai kelebihan dan kekurangan lantai kayu jati, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.




Posting Komentar untuk " Seperti Apa Kelebihan dan Kekurangan Lantai Kayu Jati?"
Posting Komentar