Berikut 4 Kekurangan Decking Ulin yang Harus Dipertimbangkan
Kekurangan Decking Ulin - Pada dasarnya, decking ulin merupakan material lantai outdoor yang dikenal karena memiliki tingat kekuatan dan ketahanan mumpuni.
Ya, material ini terbukti tahan terhadap paparan sinar matahari, air hujan, rayap, dan perubahan suhu dalam jangka panjang.
Bahkan yang lebih hebatnya lagi, deck ulin mampu menopang beban berat dan tahan terhadap benturan keras.
Meski demikian, faktanya decking ulin juga memiliki berbagai kekurangan yang harus dipertimbangkan lho.
Nah, biar gak penasaran mending simak langsung ulasannya di bawah ini.
Kekurangan Decking Ulin
1. Harga yang Cenderung Mahal
Jika dibandingkan dengan jenis kayu lain seperti merbau atau bengkirai, harga decking ulin memang relatif tinggi.
Mahalnya harga tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yakni kualitas kayu yang tinggi, pertumbuhan pohonnya yang lambat, dan ketersediaannya yang semakin langka dipasaran.
Tak hanya mahal dari segi materialnya saja, bahkan proses pemasangan deck ulin juga membutuhkan biaya yang cukup besar.
Kendati demikian, penggunaan decking ulin bisa dijadikan invetasi karena dapat meningkatkan nilai jual property dan usia pakainya yang lebih lama.
Baca juga: Keunggulan Decking Ulin
2. Memiliki Bobot Berat
Tingkat kepadatan kayu ulin terbilang sangat tinggi, sehingga membuat bobotnya pun menjadi lebih berat dibanding jenis kayu lain.
Karakter ini memang dapat memberikan kekuatan dan ketahanan yang maksimal, namun juga menjadi tantangan tersendiri bagi para tukang.
Tentunya mereka harus mengeluarkan tenaga ekstra selama proses pengangkatan, pemindahan, dan pemasangan decking ulin.
Untuk proyek renovasi maupun bangunan bertingkat, bobot material menjadi poin penting yang wajib dipertimbangkan sejak tahan perencanaan.
Maka dari itu, penggunaan deck ulin membutuhkan perhitungan struktur yang lebih matang agar mendapatkan hasil sempurna.
3. Proses Pemasangan yang Lebih Rumit
Dikarenakan teksturnya yang sangat keras, decking ulin memang cukup sulit saat dipotong, dibor, maupun dipasang.
Itu sebabnya, mengapa para tukang selalu menggunakan mata bor dan mata gergaji dengan kualitas tinggi selama proses pengerjaan.
Pada kebanyakan kasus, lubang sekrup harus dibuat terlebih dulu sebelum pemasangan untuk mengurangi risiko kerusakan pada alat maupun papan kayunya.
Tentunya proses tersebut memerlukan ketelitian serta pengalaman agar hasill pemasangannya kokoh dan terlihat rapi.
Jika pemasangan decking ulin dilakukan oleh tukang yang kurang profesional, maka hasil akhirnya tidak akan maksimal.
Contohnya seperti jarak antar papan yang tidak seragam, atau pemasangan menjadi lebih lama.
4. Terjadi Perubahan Warna
Decking ulin mengusung warna dasar cokelat tua atau cokelat kemerahan yang dapat menciptakan nuansa elegan, natural, dan hangat.
Namun, warna decking ulin biasanya berubah menjadi kehitaman hingga hitam pekat dalam kurun waktu tertentu.
Sebenarnya perubahan warna ini merupakan proses alami yang tidak mempengaruhi kualitas kayu ulin.
Akan tetapi, hal tersebut bisa menjadi masalah bagi mereka yang menyukai tampilan asli dari warna decking ulin.
Nah, untuk mempertahankan tampilan asli decking ulin, anda bisa mengaplikasikan wood oil atau coating khusus secara berkala.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai berbagai kekurangan decking ulin, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum membelinya.





Posting Komentar untuk "Berikut 4 Kekurangan Decking Ulin yang Harus Dipertimbangkan"
Posting Komentar