6 Lantai Balkon Paling Rekomendasi, Cek Kualitas disini!



Lantai Balkon

Lantai Balkon - Namun, masih banyak yang belum memahami bahwa teras dan balkon sebenarnya berbeda. 

Teras biasanya berada di lantai dasar, menempel langsung pada tanah dan menjadi penghubung antara halaman dengan area dalam rumah. Sementara itu, balkon berada di lantai atas (umumnya lantai dua), dengan struktur yang menjorok keluar dari bangunan utama.

Fungsi balkon sendiri tidak sekadar mempercantik fasad rumah. Area ini juga bisa digunakan untuk menikmati pemandangan, beristirahat santai, menjemur tanaman hias, atau bahkan menjadi ruang keluarga kecil di luar ruangan. 

Karena posisinya yang terbuka dan langsung terpapar cuaca, pemilihan bahan lantai balkon menjadi sangat penting agar area tersebut tetap nyaman, aman, dan tahan lama.

Berikut ini beberapa jenis lantai balkon tahan air yang bisa kamu jadikan inspirasi untuk hunian modern maupun minimalis.

 Jenis Lantai Balkon Paling Rekomendasi

1. Decking Kayu

Lantai Balkon

Decking kayu menjadi salah satu bahan lantai balkon paling populer, terutama bagi mereka yang menginginkan tampilan alami dan hangat. 

Decking terbuat dari kayu solid, seperti kayu ulin, bengkirai, atau merbau, yang dikenal memiliki tingkat kekuatan dan keawetan tinggi.

Salah satu keunggulan utama decking kayu adalah sifatnya yang tahan terhadap air dan sinar matahari langsung, menjadikannya pilihan ideal untuk area outdoor seperti balkon, teras, atau rooftop.

Bahkan beberapa jenis decking memiliki permukaan beralur anti-slip, sehingga aman meski dalam kondisi basah.

Selain itu, lantai balkon tahan air dari kayu ini memberikan kesan alami yang menenangkan. Cocok untuk menciptakan area bersantai yang menyatu dengan alam. 

Namun, pastikan memilih kayu kelas I agar daya tahannya maksimal dan tidak mudah lapuk meskipun sering terkena hujan.

2. Ubin Porselen

Jika kamu mencari jenis lantai balkon yang kuat sekaligus modern, ubin porselen bisa menjadi pilihan tepat. 

Material ini dibuat dari campuran tanah liat dan mineral alami yang dibakar pada suhu sangat tinggi. Proses tersebut menghasilkan ubin yang padat, keras, tidak berpori, dan tahan lembap.

Karena sifatnya yang tidak menyerap air, ubin porselen termasuk lantai balkon tahan air terbaik yang minim perawatan. Permukaannya juga mudah dibersihkan, cocok untuk area yang sering terkena debu atau cipratan air hujan.

Pilihan warna dan teksturnya sangat beragam  dari motif batu alam, kayu, hingga warna polos minimalis sehingga bisa disesuaikan dengan berbagai konsep desain balkon, baik modern, tropis, maupun industrial.

3. Lantai Plester (Semen Ekspos)

Lantai Balkon

Untuk kamu yang menyukai tampilan industrial atau minimalis, lantai plester semen bisa menjadi opsi menarik. Material ini menggunakan campuran semen dan pasir yang diratakan dan dihaluskan, menghasilkan tampilan yang bersih dan tegas.

Selain mudah dibuat, lantai semen memiliki daya tahan tinggi terhadap gesekan dan perubahan cuaca. Karena tidak licin, jenis lantai balkon ini cocok untuk area yang luas misalnya balkon tempat bersantai atau area BBQ keluarga.

Dengan finishing tambahan seperti coating tahan air, lantai balkon dari semen juga bisa menjadi lantai balkon tahan air yang awet dan tidak mudah retak, sambil tetap mempertahankan kesan natural dan modern.

4. Lantai Batu Alam

Jika kamu ingin menciptakan kesan mewah pada balkon, maka lantai batu alam adalah pilihan yang tidak pernah salah.

Material ini dibuat dari batu-batu alami seperti granit, marmer, andesit, atau travertine yang memiliki serat dan warna unik.

Batu alam terkenal dengan kekuatannya yang luar biasa serta kemampuan alami menahan air dan panas. 

Karena itu, tak heran jika batu alam termasuk dalam bahan lantai balkon tahan air yang mampu bertahan selama puluhan tahun tanpa kehilangan keindahannya.

Walaupun harganya tergolong tinggi, hasil akhirnya sepadan. Balkon akan terlihat elegan dan eksklusif, cocok untuk hunian modern bergaya resort atau vila tropis.

5. Lantai Keramik

Lantai keramik merupakan salah satu jenis lantai balkon yang paling umum dan mudah ditemukan. Selain harganya terjangkau, keramik juga memiliki banyak keunggulan seperti permukaan keras, anti gores, dan mudah dirawat.

Perkembangan teknologi kini memungkinkan hadirnya berbagai motif dan ukuran, mulai dari motif kayu, batu, hingga semen ekspos. 

Dengan demikian, kamu bisa menyesuaikan lantai balkon agar selaras dengan konsep keseluruhan rumah.

Untuk area balkon, pilihlah keramik bertekstur kasar atau anti-slip, agar lebih aman ketika permukaannya basah akibat hujan. 

Dengan perawatan sederhana, keramik bisa bertahan hingga puluhan tahun tanpa kehilangan warna dan kekuatannya.

6. Lantai Terakota 

Lantai Balkon

Bagi pecinta nuansa alami dan tradisional, lantai terakota bisa jadi pilihan menarik. Material ini dibuat dari tanah liat yang dibakar hingga mengeras, menghasilkan warna oranye kecokelatan yang khas dan hangat.

Selain tampilannya yang unik, terakota termasuk bahan lantai balkon tahan air dan panas, karena sifat alami tanah liat mampu mengatur suhu permukaan. Balkon terasa sejuk di siang hari dan hangat di malam hari.

Ketahanannya juga cukup baik, tidak mudah pudar meski terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama. Karena itu, lantai terakota banyak digunakan pada balkon rumah bergaya rustic, klasik, atau tropis.

Memilih jenis lantai balkon tahan air bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang fungsionalitas dan keamanan. 

Setiap material memiliki karakteristik tersendiri, mulai dari tampilan alami kayu, kekuatan batu alam, hingga kemudahan perawatan ubin porselen.

Pastikan kamu menyesuaikan bahan lantai balkon dengan kebutuhan, konsep desain, dan kondisi lingkungan rumah.

Dengan pemilihan yang tepat, balkon bukan hanya menjadi area tambahan, tetapi juga ruang istirahat yang nyaman, indah, dan tahan lama di segala cuaca.

Jadi, sudah tahu lantai Balkon terbaik?

 

Posting Komentar untuk "6 Lantai Balkon Paling Rekomendasi, Cek Kualitas disini!"